diposkan pada : 26-02-2020 16:49:59 Jokowi Disindir Politikus Partai Demokrat, Tajam?

Siapa yang menyindir, dan mengapa Jokowi disindir?

Hmmm.

Banjir Jakarta yang terjadi pada 25 Februari 2020 kemarin mendatangkan kritikan dan kecaman yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tak mengherankan, karena sebagai pejabat dan dianggap tidak melayani kepentingan publik dengan baik akan datang kritikan itu.

Dari dulu sudah begitu, makanya jadi pejabat publik jangan cengeng. Hal ini berlaku bukan hanya untuk pejabat publik setingkat gubernur, juga pejabat publik lainnya, termasuk presiden.

Kalau hal sederhana seperti ini masih sulit dipahami, sekolah lagi sana. Kuliah yang benar, bukan hanya bangga memajang foto wisuda di ruang keluarga, apalagi bangga dengan kesarjanaannya, sementara otaknya nol, cara berpikirnya masih terbelakang, planga-plongo, dst.

Jokowi disindir atas pernyataannya beberapa tahun silam, sedangkan yang menyindir adalah politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.

Menurut politikus Partai Demokrat itu, pemerintah pusat, khususnya Jokowi diminta untuk membantu penanganan banjir Jakarta secara lebih konkret. 

Seharusnya tidak ada lagi banjir Jakarta sejak Jokowi menjabat presiden. 

Merujuk pada rekaman video saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, politikus Demokrat itu menilai Jokowi ahli menangani masalah banjir Jakarta.

"Semaksimal mungkin kewenangan Pemda DKI di soal banjir ini tolong dikerjakan mas @aniesbaswedan. Demikian juga pak @jokowi yang dulu berkata: 'masalah banjir macet Jakarta akan selesai kalau jd Presiden', tolong dibuktikan. Sinergilah kalian! Tambah parah banjir ini rakyat jadi korban," katanya di sini.

Memang pada video itu Jokowi mengatakan penanganan banjir Jakarta harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah pusat, Pemda DKI Jakarta, dan pemda lainnya yang terkait.

Semua harus terintegrasi, begitu kata Jokowi. Karena pernyataannya tadi Jokowi disindir politikus Demokrat.

Semua harus terintegrasi, jadi kalau masih ada banjir Jakarta, berarti semua pula yang harus dikritik dan dikecam, bukan hanya Anies Baswedan?

Seharusnya begitu, kalau yang mengkritik banjir Jakarta itu dulunya pernah sekolah, kuliah, sarjana.

Jokowi disindir politikus Demokrat yang menurut penilaiannya Jokowi ahli menangani masalah banjir Jakarta, dan sekarang sudah menjadi presiden.

Tajam atau biasa saja sindiran atau kritikan politikus Partai Demokrat tadi?

Ah, biasa saja.

***

BanjirJakarta EraAnies dan "Banjir Korupsi" EraJokowi