diposkan pada : 10-02-2020 16:01:30 Tips Membedakan Antara Aki Asli dengan Aki Rekondisi

Pernahkah Anda membeli baterai tetapi ternyata usang? Meskipun belum satu tahun baterai yang Anda beli digunakan atau bahkan hanya tiga bulan. Masalah ini sering dialami oleh konsumen hingga merugikan.

"Untuk mengetahui mana yang asli dan tidak terlalu sulit. Apakah Anda ingin melakukannya?," Kata Satriawan Agung, Corporate Public Relations Officer PT Wacana Prima Sentosa, yang merupakan produsen baterai Massiv.

Baca Juga: Kampanye Honda Memeriksa Sensor Baterai Mobil Honda Accord
Biasanya aki yang mudah rusak adalah aki bekas yang telah direkondisi. Meski begitu, baterai yang direkondisi juga bisa dikenali. Hal ini dikatakan oleh Technical Operational Fast Pancoran, Muksin yang akhirnya memberikan sedikit gambaran baterai asli yang merupakan hasil rekondisi.

"Secara umum, baterai yang merupakan hasil rekondisi terminal telah tergores dan penutupnya terlihat membengkak. Selain itu, tampilan warna juga telah menghitam. Jika tidak digunakan dalam waktu yang lama, baterai akan membengkak, "Kakinya basah dan kering. Tapi kalau baterai kering biasanya jarang direkondisi," katanya.

Namun, fitur yang paling mudah diidentifikasi adalah harganya. Jika harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga pasar, maka Anda harus curiga, apalagi ditambah dengan jaminan yang tidak akan berani memberi dalam jangka panjang.

"Harganya juga bisa setengah. Padahal, dia bisa mengetahui kondisi baterai, berapa persen, yang pasti akan mempengaruhi harga. Kalau kondisinya mungkin masih 80-90 persen, ya untuk harganya masih kira-kira seperti baterai baru. Garansi juga biasanya hanya berani memberi tiga bulan. Untuk baterai terbaru, biasanya garansi satu tahun, "tambahnya.